| Review Talkshow Bersama Dr. Darmawan-Penyakit Mata Uveitis | |||
|
| Lifestyle - Kesehatan |
Review Talkshow Bersama Dr. Darmawan - Klinik Mata Saruni Pandeglang 0253-201713Host: DUNIXI Paranti 105.6 FM 28 januari 2010 13.00-14.00 Penyakit yang menyerang organ penglihatan mata memang beraneka ragam. Mulai dari gangguan refraksi, komplikasi Diabetes Melitus, katarak dan masih banyak lagi macamnya. Salah satu penyakit yang kini masih rawan menjadi momok menakutkan bagi masyarakat adalah uveitis. Uveitis bisa diartikan peradangan yang menyerang mata. Lebih tepatnya peradangan yang menyerang bagian uvea (Iris, badan silier, koroid). Uvea (disebut juga saluran uvea) terdiri dari 3 struktur: 1. Iris : cincin berwarna yang melingkari pupil yang berwarna hitam 2. Badan silier : otot-otot yang membuat lensa menjadi lebih tebal sehingga mata bisa fokus pada objek dekat dan lensa menjadi lebih tipis sehingga mata bisa fokus pada objek jauh 3. Koroid : lapisan mata bagian dalam yang membentang dari ujung otot silier ke saraf optikus di bagian belakang mata. Gejala-Gejala Uveitis Gejala-gejala uveitis mungkin termasuk: Kemerahan dan iritasi mata Penglihatan yang kabur Nyeri mata Kepekaan yang meningkat pada sinar Noda-noda yang mengambang didepan mata-mata Uveitis mungkin berkembang dengan cepat, dan adalah sangat penting bahwa anda mengunjungi dokter mata (ophthalmologist) anda untuk suatu pemeriksaan mata yang komplit jika anda mengembangkan gejala-gejala ini, terutama jika suatu mata merah yang nyeri tidak hilang secara cepat. Jika ditinggalkan tak terawat, uveitis mungkin merusak penglihatan anda secara permanen. Penyebab Uveitis Uveitis mempunyai banyak penyebab-penyebab yang berpotensi, termasuk infeksi dengan suatu virus, jamur-jamur, bakteri-bakteri atau parasit, penyakit peradangan yang mempengaruhi bagian-bagian lain tubuh, atau luka pada mata. Ada empat tipe-tipe dari uveitis: Iritis adalah bentuk uveitis yang paling umum. Ia mempengaruhi iris dan seringkali dihubungkan dengan kelainan-kelainan autoimun seperti rheumatoid arthritis. Iritis mungkin berkembang tiba-tiba dan mungkin berlangsung sampai delapan minggu, bahkan dengan perawatan. Cyclitis adalah suatu peradangan dari bagian tengah mata dan mungkin mempengaruhi otot yang mengfokuskan lensa. Ini juga dapet berkembang tiba-tiba dan berlangsung beberapa bulan. Retinitis mempengaruhi belakang mata. Ia mungkin maju secara cepat, membuatnya sulit untuk dirawat. Retinitis mungkin disebabkan oleh viris-virus seperti shingles atau herpes dan infeksi-infeksi bakteri seperti syphilis atau toxoplasmosis. Choroiditis adalah suatu peradangan dari lapisan dibawah retina. Ia mungkin juga disebabkan oleh suatu infeksi seperti tuberculosis. Retinitis dan choroiditis dapat setiapnya disebabkan oleh suatu penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis atau lupus. Pada sejumlah besar kasus-kasus, penyebab dari uveitis tidak dketahui, namun ia seringkali dikaitkan dengan stress. Mendiagnosis Uveitis Uveitis dapat merusak secara permanen penglihatan anda dan bahkan menyebabkan kebutaan. Oleh karenanya, jika anda mempunyai gejala-gejala apa saja dari uveitis, adalah sangat penting untuk anda untuk segera mengunjungi dokter mata (ophthalmologist) anda segera. Dokter mata anda akan melaksanakan suatu pemeriksaan mata-mata anda secara hati-hati. Ia mungkin memerintahkan tes-tes laboratorium termasuk kerja darah atau X-rays. Uveitis mungkin mempunyai penyebab yang mendasarinya ditempat lain didalam tubuh anda, dan dokter mata anda mungkin ingin berbicara dengan dokter pelayanan utama anda atau seorang spesialis untuk mengevaluasi kesehatan medis keseluruhan anda. Merawat Uveitis Karena uveitis adalah serius, perawatan perlu dimulai segera. Untuk uveitis yang tidak disebabkan oleh suatu infeksi, dokter mata anda mungkin meresepkan tetes-tetes mata yang mengandung steroid-steroid untuk mengurangi bengkak dan obat-obat untuk menghilangkan nyeri. Antibiotik-antibiotik digunakan pada pasien-pasien dengan uveitis yang infeksius. Kacamata-kacamata hitam akan membantu dengan kepekaan sinar. Komplikasi-komplikasi dari uveitis mungkin termasuk glaukoma, katarak-katarak, pertumbuhan pembuluh-pembuluh darah yang abnormal dalam mata-mata yang mengganggu penglihatan, cairan dalam retina, dan kehilangan penglihatan. Diagnosis dini dan perawatan oleh dokter mata anda adalah kritis. Talkshow 28 januari 2010 Bersama Dr. Darmawan - Klinik Mata Saruni Pandeglang Host: DUNIXI - http://parantifm.com |









Review Talkshow Bersama Dr. Darmawan - Klinik Mata Saruni Pandeglang 0253-201713
Uveitis adalah kelainan di mata yang jarang diketahui dan dianggap sepele oleh pasien. karena terkadang gejala mata merah dapat hilang atau sembuh sendiri bila terkait dengan penyakit virus.
Sehingga ketika datang ke dokter mata dalam keadaan yang sudah terlambat.
periksa dan pastikan sebelum semuanya menjadi terlambat.