| 1.800 Polisi Surabaya Dikerahkan Amankan Demo | |||
|
| Nasional |
SURABAYA
- Mengamankan demonstrasi memperingati 100 hari pemerintahan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, massa pro dan kontra akan dipisah
sesuai waktunya. Kabag Bina Mitra Polwiltabes Surabaya AKBP Sri Setyo Rahayu menjelaskan, mulanya unjuk rasa dua kelompok massa beda kepentingan itu sempat akan berlangsung di waktu dan tempat yang sama. “Massa Laskar Cinta SBY (LCS) mengajukan pemberitahuan unjuk rasa berlangsung pagi hari, bersamaan dengan massa sejumlah komponen masyarakat lain yang kontra-SBY. Tapi kami mendapat pemberitahuan dari LCS, bahwa waktu unjuk rasa mereka diundur menjadi pukul 16.00 WIB,” ujarnya, di Mapolwiltabes, Jalan Sikatan, Surabaya, Rabu (27/01/2010). Dia menyatakan, massa kontra-SBY yang jumlahnya lebih banyak rencananya akan melakukan unjuk rasa di tiga titik, yakni Gedung DPRD Jawa Timur, kantor Gubernur Jatim, dan Gedung Negara Grahadi, Jalan Pemuda. Yayuk, panggilan akrab Kabag Bina Mitra Polwiltabes Surabaya ini melanjutkan, di antara kelompok kontra-SBY yang bakal berunjuk rasa adalah SPSI, SPN, BEM Suramadu, Kelompok Cipayung (HMI, KAMMI, PMII, PMKRI), dan PRD. Untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa besar-besaran tersebut, jajaran Polwiltabes Surabaya telah menyiagakan ribuan personel. “Kita akan siagakan 1.800 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut,” lanjut Yayuk. Dia menambahkan, jumlah personel terbesar akan ditempatkan di Gedung DPRD Jawa Timur. “Di Gedung DPRD Jatim, kita akan tempatkan 1.000 personel. Lalu di kantor Gubernur sebanyak 500 personel dan di Gedung Grahadi sebanyak 250 personel,” Sumber: Okky F Suryatama - Okezone |









SURABAYA
- Mengamankan demonstrasi memperingati 100 hari pemerintahan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, massa pro dan kontra akan dipisah
sesuai waktunya.